Menteri Desa Apresiasi Upaya Pemprovsu untuk Pemulihan Ekonomi melalui Desa Wisata

Menteri Desa Apresiasi Upaya Pemprovsu untuk Pemulihan Ekonomi melalui Desa Wisata

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dalam upaya pemulihan ekonomi melalui desa wisata.
hal tersebut disampaikan pada saat membuka acara Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Penguatan BUMDes dan Percepatan Transformasi Pengelola Dana Bergulir Masyarakat (DBM) eks PNPM-MPd menjadi BUMDes Bersama Lembaga Keuangan Desa (LKD) Zona 2 (Sumatera) di Hotel Santika Medan, Jumat (25/3)
beliau setuju dengan apa yang telah disampaikan Wagubsu Bapak Musa Rajeckshah pada saat memberikan sambutannya “Betul yang disampaikan Bapak Wagub Sumut tadi, desa wisata itu salah satu ikon keunggulan ekonomi nasional. Desa wisata berdampak langsung kepada rakyat apalagi wisata desa ini pasti yang datang juga warga sekitar. Apa yang dilakukan Sumut mengembangkan wisata sangat baik dan kami mendukung dengan memfasilitasi dengan menyiapkan aplikasi Desa Wisata Nusantara”.

disampaikan oleh Gus Menteri bahwa dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, pemerintah secara resmi melakukan terminasi terhadap PNPM-MPd. Langkah ini menjadi awal untuk menjaga keberlangsungan serta perluasan manfaat Rp12,7 triliun dana bergulir masyarakat, tetap bergulir pada warga miskin di desa, serta mempercepat kemandirian desa-desa di 5.300 kecamatan lokasi PNPM-Mpd,” ujarnya sembari mengatakan acara sama sebelumnya dilakukan untuk Zona 1 di Jakarta, Zona 2 di Medan dan selanjutnya ke Papua.
Sebelumnya, dalam kata sambutannya Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah mengatakan Rakortek Penguatan BUMDesa dan Percepatan Pembentukan BUMDes ini memberi manfaat yang sangat besar untuk Pemerintah Provinsi Sumut. “Program ini sejalan dengan visi kami ‘Membangun Desa Menata Kota’ sehingga kami berharap acara ini menambah wawasan kami ke depan,” ujar Wagubsu Musa Rejeckshah.

Share this post